"Bertemu denganmu adalah takdir, menjadi temanmu adalah pilihanku, tapi jatuh cinta denganmu itu diluar kemampuanku".
Perjumpaan, perpisahan, dan rejeki Tuhan lah yang mengatur. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha sebaik mungkin untuk menjalani kehidupan ini.
Begitu juga dengan Cinta. Kita tidak bisa menentukan dengan siapa, kapan, dan dimana kita akan jatuh cinta. Karena semua itu diluar kehendak kita sebagai manusia. Dan aku juga tak dapat luput dari hal itu.
Tahukah kamu betapa bingungnya diriku memikirkan perasaanku kepadamu? Aku bingung memikirkan harus aku apakan perasaanku kepadamu. Karena jujur, kamu bukanlah orang pertama yang aku cintai dengan kondisi seperti ini. Kondisi dimana aku harus jatuh cinta dengan orang yang kuanggap sebagai sahabatku sendiri.
Jika kau mengatakan "Terkadang menjadi teman lebih baik daripada menjadi pacar", maka aku juga memikirkan hal yang sama dari awal sejak aku menyadari bahwa aku jatuh cinta padamu. Aku lebih memilih kehilangan orang yang kucintai karena mempertahankan persahabatan daripada harus kehilangan sahabat karena memaksakan cinta. Karena aku tidak ingin kehilangan sosok seorang sahabat lagi hanya karena cinta.
Jika memang hubungan persahabatan inilah yang terbaik bagi kita berdua, aku bisa apa lagi. Mungkin memang inilah yang terbaik bagi kita berdua. Tapi aku mohon kepadamu, jangan pernah menjauhiku jika suatu saat kau mengetahui bahwa aku mencintaimu. Dan jangan juga memaksaku untuk membunuh perasaan cintaku padamu, karena jatuh cinta denganmu itu diluar kemampuanku...
Untukmu pria yang mampu membuatku jatuh cinta lagi
dan juga membuatku merasakan lagi sakitnya cinta yang terhalang persahabatan...
ELF Promise
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar